Senin, 06 Oktober 2014

Bagaimana Cara Monetization Blog Agar Mendapat Dollar

Bagaimana Cara  Monetization Blog Agar Mendapat Dollar - Berikut adalah beberapa cara  lain yang bisa di tempuh untuk menghasilkan uang  dari blog. Perlu diingat bahwa semuaini tentang mencoba apa  yang bisa jalan dan mengkombinasikan cara  monetization yang menghasilkan paling tinggi (atau  sebuah tingkat pendapatan dengan konten  anda). Juga perlu dicari cara monetization yang biaya perawatannya paling rendah jadi anda tidak perlu bekerja keras untuk menghasilakan uang.

Text-Link-Ads.com

Text-Link-Ads adalah layanan broker link yang menemukan sponsor untuk meletakkan iklan di blog anda dan membayar. Mereka  punya  sistem yang sederhana serta otomatis berjalan pada blog anda dan pendapatan akan  sangat fantastis jika blog anda sangat popular. Kekurangnnya adalah – mereka mengambil bagian yang besar sebagai Timbal balik layanannya. 

layanan serupa juga di berikan oleh TextLinkBrokers.com dan  LinkWorth.com

Review bayaran

ReviewMe.com dan  PayPerPost.com adalah layanan yang menjadi broker antara anda dan para  sponsor yang akan  membayar anda untuk mereview situs/produk/layanan pada blog anda. Pendapatan dari situs ini bisa cukup diandalakan dan signifikan. Terkadang anda mendapatkan permintaan review bayaran untuk produk/jasa yang ingin anda review, jadi kenapa tidak mendapat bayaran dari ini?

Yang tidak saya sukai dari layanan-layanan itu adalah mereka bahkan tidak mendekati sumber pendapatan pasif. Jika anda tidak menulis, anda tidak dibayar, jadi saya tidak akan pernah menyarankan untuk mengandalkan ini sebagai sumber pendapatan yang bisa diprediksikan – mereka adalah “cash boosts” yang menarik sekaran dan berikutnya.

Contextual Ads/Text Ad Brokers

Sejalan dengan Google Adsense, Yahoo juga punya  program  publisher's network yang bisa anda gunakan untuk meletakkan iklan kontekstual di blog anda.  Bidvertiser mempunyai program yang mirip, tetapi iklan tidak kontekstual dengan konten  anda, jadi anda bisa memilih dan mengambil pengiklan mana yang akan  mensponsori blog anda.

Broker-broker Iklan spesifik blog.

Ada banyak sekali sumber layanan broker iklan yang menawarkan monetization pembaca blog anda dengan tukar potongan dari pendapatan. Berikut adalah daftar dari beberapa yang terkenal.

•  AdBrite

•  AdVolcano


•  BlogAds



•  BlogKits



•  Chitika






Itu semua adalah layanan yang bagus karena mudah untuk dterapkan, tapi anda harus menyerahkan sebagian pendapatan sebagai bayaran dari layanannya.



Broker iklan umum



Perusahaan-perusahaan berikut beroperasi mirip seperti broker-broker diatas, tapi mereka tidak spesifik blog dan mempunyai jaringan pengiklan sangat luas yang membayar dengan berbagai cara  (pay per lead, per action,  per click, per impression or per sale). Berikut adalah beberapa website patut dilihat jika anda ingin mencari produk/jasa yang akan  di rekomendasikan kepada para  pembaca anda.






•  AzoogleAds



•  Linkshare


Cara Memilih Topik Blog yang Tepat Agar SEO

Cara  Memilih Topik Blog yang Tepat Agar SEO  - Lainnya mengatakan kepada anda tidak masalah dengan uang, ini semua tentang seberapa peduli anda terhadap topik itu. Jika anda fokus pada gairah/semangat, sesuatu yang secara pribadi anda menikmati dan mengetahuinya, menciptakan konten  yang bagus akan  sangat mudah dan motivasi anda akan  sangat kuat.

Saya tidak punya  saran spesifik metode mana yang lebih baik. Bagaimanapun, saya sarankan anda untuk mempertimbangkan kedua aspek tersebut, yaoito topik yang anda peduli dan dapat menghasilkan uang  darinya. Setiap orang  sangat berbeda. Beberapa tetap termotivasi dalam proses, bukan  pada topik, dan orang-orang ini dapat menjalankan blog tentang topik yang mereka tidak peduli, hanya karena proses menghasilkan itu menjadikan mereka tetap  jalan.

Hal itu tidak berlaku buat saya. Saya hanya menulis sesuatu yang saya nikmati, tapi bukan  berarti saya tidak pernah menulis. Kapanpun anda melakukan promosi affiliasi – review produk sebagai contoh   – kebanyakan dari motivasi adalah komisi affiliasi, selain anda menyadari pentingnya menambahkan nilai ke para  pembaca dengan baik.

Kedua  jenis penulisan itu menjadi issue dalam blogging profesional diantara menulis untuk kesenangan vs menulis untuk income. Itu semua bukan  hitam putih dan yang bisa anda lakukan adalah yang bisa bekerja untuk anda.

Konsistensi adalah komponen kunci dari blog yang sukses sehingga saya tidak menganjurkan untuk melupakan tentang keuntungan pada beberapa bulan awal – bahkan sampai enam bulan jika perlu  – dan fokus pada memberkan nilai. Alasan tersebut menganjurkan anda untuk memilih topik yang bisa anda tuliskan setiap hari tanpa imbalan (itu adalah pertanyaan bagus yang bisa ditanyakan ke diri sendiri  – bisakan anda menulis setiap hari tentang topik yang anda pilih?). Disisi lain, anda tidak ingin untuk blogging 12 bulan untuk menghasilkan beberapa dolar sehari. itu hal penting juga, pada akhirnya, tentukan tipe pembaca yang ingin anda tarik, apakah mereka membeli sesuatu, apakah anda bisa menjual sesuatu kemereka, atau  menemukan sponsor yang akan  membayar untuk  beriklan kepada pembaca anda.

Saya sakin selama anda mempunya traffic, anda bisa mendapatkan uang, tetapi jika anda melakukan strategi ini dan menyiapkan dari awal, sedikit riset bisa membantu untuk mempersingkat waktu. Sebesar semangat untuk membangun audience, kami disini juga untuk menghasikan uang, dan itu tidak kelihatan hebat jika anda tidak bisa secara efektif monetize audience anda.

Kuncinya adalah mengerti pembaca anda, motivasi mereka, gairah dan kebiasaan pengeluaran. Jika anda menyukai topik yang anda tuliskan di blog, anda akan  mempunya pemahaman yang lebih baik tentang pembaca anda, sebab anda merupakan bagian dari niche yang sama. Anda tahu apa  yang anda suka, apa  yang anda beli, dan begiulah juga yang dinikmati dan di beli oleh pembaca anda.

Jika anda seorang marketer yang baik anda tidak harus menjadi fan dari pasar untuk benar- benar anda mengerti, tapi untuk kebanyakan orang  saya sarankan untuk menulis topik yang

anda sukai. Hal ini akan  membuat dua bagain dari blog sukses – pembuatan konten  dan menetization  – tentunya lebih mudah jika anda mengerti jeroan topik dan audien nya.

Minggu, 05 Oktober 2014

The Way with Baby Good Names

Choosing a baby name for your child is almost like choosing his identity. Ever heard about the association of a person’s name with his personality? That’s how our names really work. A name molds a person’s identity like a cookie-cutter. So, better get that best baby name for your son or daughter. Read on for some tips on how to provide that best baby name for your little angel.

1. Stop it already with the dictates of your family’s tradition. Choosing the right baby name does not have to always rely on what your elderly relatives deem to be the best baby name. It is your baby’s name, not theirs. So, better act like it. Once your baby is born he will be stuck with that baby name for life. That means it’s not wise to just settle for any baby name that will suit your grandma’s or auntie’s taste.

2. Take a look of a picture of his future. You don’t want your baby to be always called with a monicker that will forever ridicule him or will allow his playmates to make a big laughingstock out of him, right? Research about the meaning of the baby name you are eyeing to give to your baby. Don’t consider Beelzebub as a prospective baby name just because you heard it from a TV show and you find it cute. Don’t use Rodelfa just because a certain Mexican TV show’s hunky lead actor is called Rodolfo. Just plainly saying yes to your gutfeel, thinking of the people that pops into your head upon hearing somebody spout a certain name, trying to follow a fad by naming your baby a certain celebrity’s (sometimes notorious) or NOT THINKING AT ALL in giving your precious one his or her baby name are huge no-nos!

3. Consider reading the initials of the baby name you are planning to give your baby. Make sure they don’t stand for anything funny, disturbing or something utterly stupid. Christine Sue Irving? What will happen on the next episode? Alvin Stephen Stuart? He’ll surely remember not to get near any hole. Fran Ursula Catherine Klein? Uh-oh! See? Can you imagine the sickening situation you may put your child into when he or she grows up?

4. Go check your family tree once and for all. Some can’t still get away from some traditions regarding baby name decisions, especially when they have a special bond with a certain family member that they want that person’s name to be a part of their baby’s name. If your planning to still follow the tradition of putting a part of your elder relatives’ names on your baby’s name, you have to know whether anybody else in your family use that name too. You don’t want to confuse people when they’re calling a name that’s owned by two. Ask around.

5. Don’t go for the overkill. Being too creative on thinking of a baby name can backfire, I’m telling you. Examples are too unique spellings. It will be hard for the kid to keep on spelling his or her name to people who only know the common spelling of such name.

6. Decide with your partner in coming up with the best baby name for your sweet baby. It wouldn’t be nice to be always blamed when people ask who chose that awful baby name, right? Okay, kidding aside. Sharing on this kind of decision-making is a good way of furthering your bond as a couple, not to mention the possibility of coming up with a better baby name. Remember that the “two heads are better than one” thought also applies to dealing with the troubles of finding the most suitable baby name for your baby.

Sound, appeasing relatives and friends and avoiding embarrassing initials and discovery of disgusting meanings are some of the major concerns that should be considered in your quest for the perfect baby name. You might find them a bit taxing. But in the long run, you’ll see that doing your homework will make your baby thank you when the right time comes. Happy baby naming!